Halaman

Kamis, 01 Desember 2011

Penduduk Miskin RI Naik 2,7 Juta dalam 2 Tahun

Penduduk MiskJUMLAH penduduk miskin di Indonesia meningkat sekitar 2,7 juta orang sejak 2008 hingga 2010. Pada 2008 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 40,4 juta orang, dan pada 2010 menjadi 43,1 juta orang. 

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang kemiskinannya naik (lihat grafik). Demikian data yang dikeluarkan Perkumpulan Prakarsa, ke marin, di Jakarta. 

Data tersebut berbanding terbalik dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia turun sekitar 4 juta orang sejak 2008 hingga 2010, atau dari 35 juta menjadi 31 juta orang. "Melihat data tersebut, bisa dikatakan pemerintah melakukan kebohongan dalam data statistik," ujar Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa Setyo Budiantoro. 

Dia juga menyoroti perbedaan indikator kemiskinan yang digunakan pemerintah Indonesia dengan Bank Pembangunan Asia (ADB). Tahun lalu, pemerintah menetapkan garis kemiskinan Rp7.060/hari atau setara dengan US$1,13 PPP (purchasing power parity/daya beli masyarakat). 

Sementara itu, ADB menggunakan US$1,25 PPP atau Rp7.800/hari untuk menentukan garis kemiskinan. Selisih itu menyebabkan perbedaan jumlah orang miskin. 

Pada kesempatan itu, peneliti Perkumpulan Prakarsa Luhur Fajar Martha juga mengungkapkan bahwa kesenjangan sosial semakin melebar saat ini. Indikasi kesenjangan, antara lain, terlihat dari data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Data LPS pada Juli 2011 menyebutkan jumlah dana pihak ketiga perbankan mencapai Rp2.400 triliun yang disimpan di hampir 100 juta rekening nasabah. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar Rp1.000 triliun dikuasai hanya 0,04% nasabah atau 40 ribu rekening. (*/Ant/X-10)in RI Naik 2,7 Juta dalam 2 Tahun


NAMA:MEITA SARI
KLS:XI-IPS-1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar